Kelimutu: Keunikan Danau Tiga Warna

Nurhaida | Wisata Indonesia
10 May 2011

Danau KelimutuDanau Kelimutu atau yang sering disebut dengan danau Tiga Warna adalah nama 3 buah danau yang terletak di kawah gunung Kelimutu, pulau Flores, provinsi Nusa Tenggara Timur. Keunikan 3 danau yang terletak di kawah gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 1600 m di atas permukaan laut ini adalah warna air di danau tersebut yang berubah sepanjang waktu, dan dengan warna yang berbeda satu sama lainnya.

Saat ini ketiga danau itu berwarna merah, biru, dan putih. Dalam kurun waktu 25 tahun terakhir danau Kelimutu telah terjadi 12 kali perubahan warna pada air danau tersebut. Menurut para ahli perubahan warna ini dipengaruhi oleh biota di danau tersebut dan akibat pembiasan cahaya matahari.

Berdasarkan kepercayaan penduduk desa Pemo, pulau Flores, tempat gunung ini berdiri, masing warna pada danau tersebut memiliki makna yang berbeda. Ketiga danau tersebut diyakini memiliki kekuatan yang dahsyat pula.

Danau pertama, danau Tiwu Ata Polo diyakini menjadi tempat berkumpul arwah orang-orang yang semasa hidupnya sering melakukan perbuatan jahat.

Danau kedua, danau Tiwu Nua Muri Koo Fai diyakini oleh penduduk setempat menjadi tempat berkumpulnya orang-orang meninggal di usia muda.

Dan danau ketiga, danau Tiwu Ata Mbupu diyakini oleh warga desa sebagai tempat berkumpulnya arwah-arwah leluhur mereka yang meninggal ketika mereka tua. Lokasi danau kedua dan ketiga berdekatan. Sedangkan danau pertama memiliki lokasi agar terpisah dari 2 danau lainnya.

Selain itu di danau Tiga Warna yang terletak di area taman nasional Kelimutu juga hidup aneka satwa langka yang unik, bahkan ada yang hanya dapat ditemukan di area ini. Salah satunya adalah burung garugiwa (Pachycephala nudigula) yang jumlah kicauannya tergantung pada ketinggian tempat burung ini berkicau. Uniknya lagi burung garugiwa hanya berkicau di pagi hari. Sepertinya itulah yang menjadi alasan kenapa burung ini dijuluki burung arwah oleh warga sekitar. Selain itu juga terdapat punai flores (Treron floris), tesia timor (Tesia everetti), dan lain-lain.

Potensi wisata yang menarik ini sayang belum digarap secara maksimal oleh pemerintah. Akibatnya, banyak wisatawan yang mengalami kendala untuk menuju ke danau yang unik ini.

Tags: , ,

Leave a Reply